Aku, Kamu, Dia, Kita.

Bismillah.

We always count the tears we have shed,
But we never count the smile we had carved.

Itu lah manusia.
Aku, kamu, dia dan kita semua.

Seringkali beranggapan, hidup ini terlalu complicated untuk dilalui.
Baru diuji dengan seberapa ujian, dah meraung, memberontak, rasa nak lari dan sebagainya. 

Tapi kita lupa,
Kalau bukan dengan nikmat oxygen yang disedut, carbon dioxide yang dihembus keluar,
Kalau bukan dengan nikmat Islam dan Iman,
Kalau bukan dengan nikmat umur yang panjang, tubuh badan yang sihat, rezeki yang tak pernah putus,
Kalau bukan dengan qudrat yang Allah berikan,

Tak mungkin kita mampu melangkah dan melalui hari yang berlalu dengan kuat dan tabah.

Tak dinamakan hidup kalau tiada ujian. Itu lumrah alam. Turun naik, jatuh bangun, suka duka, pahit getir hidup seorang manusia.

Dan Allah uji, tanda Dia sayang.

Some people had the fastest broken heart recovery, because they went to the best heart healer, the source of peace… Allah swt.

image

Road to written final exam of my 2nd year of Bachelor.
Do #pray4NajaaAjlaaZainuddin

Thanks for all the cutest simple notes 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s